Header Ads

ad728
  • Sekilas Berita

    Rekomendasi Novel Remaja yang berlatarkan masa SMA

    Halo sobat! Disini saya akan membawakan rekomendasi novel yang bisa menemani kalian semua selama WFH. Jadi novel-novel yang saya akan bahas adalah novel yang berlatarkan masa sekolah. Bagi para pembaca yang telah jadi alumnus novel dibawah bisa membuat kalian bernostalgia kembali ke masa SMA dan untuk pembaca yang belum lulus, selalu semangat! So, langsung saja rekomendasi top 5 novel teenlit yang berlatarkan masa SMA (berdasarkan pengalaman penulis)

     

    1. Let Go – Windhy Puspitadewi




    Novel pertama yaitu Let Go karya Windhy Puspitadewi. Bercerita tentang persahabatan 4 remaja yang memiliki kepribadian amat berbeda. Raka adalah siswa bandel, suka berkelahi, namun setia kawan. Sarah gadis pemalu, yang terlalu baik hingga membuatnya sering dimanfaatkan orang lain. Nadya adalah cewek pintar serba bisa, yang selalu mengerjakan semuanya sendiri dan sangat aktif dalam berbagai organisasi. Lalu nathan yang juga pintar seperti nadya, antisosial dan banyak disukai gadis di sekolahnya karena wajahnya yang tampan. Kisah ini bermula ketika mereka berempat ditugaskan mengelola majalah sekolah Varietas oleh wali kelasnya Bu Ratna. Karena watak yang saling bertolak belakang terkadang membuat mereka berselisih paham. Di novel ini kita juga akan disuguhkan bromance antara Raka dan Nathan. Walau dua orang ini sangat sering beradu mulut tetapi diam-diam mereka saling peduli satu sama lain. Novel karya Windhy Puspitadewi ini bukan hanya menceritakan tentang persahabatan, melainkan juga keluarga, cinta, perjalanan menemukan jati diri dan melepaskan. Saya saranin sediain tisu sebelum membacanya.

    “Orang nggak bisa milih siapa bapaknya, ibunya, sukunya, warna kulitnya, jenis kelaminnya, bahkan kadang-kadang agamanya. Jadi konyol, kalau aku ngejauhi orang-orang gara-gara hal yang nggak bisa mereka pilih sendiri. Kayak orang bego aja.” (Let Go-Windhy Puspitadewi)

     

    2. Jingga dan Senja – Esti kinasih



    Novel kedua adalah karya dari Esti Kinasih. Bercerita mengenai Matahari Senja atau Ari dan Jingga Matahari alias Tari, dua orang yang namanya Matahari. Tari, gadis fanatik warna orange yg mengingatkan Ari dengan kenangan masa kecilnya. Karena namanya adalah kebalikan dari nama saudara kembarnya yang telah lama berpisah. Dan untuk menarik perhatian gadis itu, Ari selalu mencari cara untuk menganggu Tari. Tetapi bukannya tertarik, Tari malah mulai membenci kakak kelasnya itu. Sehingga tak jarang seisi sekolah menjadi saksi bisu pertengkaran mereka berdua. Ari sosok misterius dan terkenal sebagai panglima perang saat ada tawuran disekolahnya, membuatnya populer dikalangan cewek-cewek namun sangat dibenci oleh  guru-guru. Sedangkan Tari gadis imut yang ketiban sial karena jadi bahan bullyan Ari. Kisah cinta mereka berdua yang penuh konflik sangat pas menemani para pembaca saat bosan dirumah saja. Novel Esti Kinasih ini memiliki seri lanjutan yaitu Jingga dalam Elegi dan Jingga untuk Matahari.

    “Nama 'Matahari' itu superlangka. Jadi bertemunya dua 'Matahari' jelas peristiwa yang juga sangat langka. Berarti ini suratan takdir. Kehendak dari Sang Maha Pemberi Hidup yang bertakhta di Keabadian untuk mempertemukan kedua insan ini, Pak.”(Jingga dan Senja – Esti Kinasih)

     

     

    3. Lovasket –Luna Torashingu




    Jika kalian penggemar bola basket, mungkin novel satu ini cocok untuk kalian. Lovasket sendiri  memiliki 6 seri buku. Bercerita mengenai Vira yang dulunya anak seorang direktur bank Centra Buana yang kaya raya. Ia juga bersekolah disalah satu SMA elite di Bandung. Vira dikenal sebagai atlet basket yang berbakat namun mempunyai kebiasaan buruk suka dugem. Lalu hidupnya seketika berubah drastis saat ayahnya dituduh melakukan korupsi. Ia mulai dijauhi teman sekolahnya dan dilengserkan dari jabatannya sebagai ketua Genk the roses. Hingga akhirnya ia harus pindah ke rumah kecil yang berbanding terbalik dengan rumahnya yang dulu. Karena Ayahnya masih ditahan membuat ibunya harus berperan sebagai ayah sekaligus ibu bagi Vira. Kejadian itu membuat Vira sempat terpuruk bahkan memilih berhenti bermain basket. Kepribadiannya pun berubah menjadi pendiam dan tertutup. Namun di sekolah barunya di SMA 31 ia bertemu Niken, ketua osis disana. Niken lalu membantunya bangkit dari keterpurukan, memberinya semangat, dan membuatnya mencintai basket lagi. Novel karya Luna Torashingu ini kental akan kisah persahabatan dan perjuangan Vira beserta teman-temannya membawa tim basket SMA 31 menuju kejuaraan.

    “Itu benar. Tapi untuk jadi kapten bukanlah pemain yang permainannya paling hebat atau paling berpengalaman, tapi haruslah pemain yang bisa menjaga keutuhan tim, dihormati yang lainnya, dan bisa memotivasi teman-temannya....” (Lovasket – Luna Torashingu)

     

    4. She – Windhy Puspitadewi

     

    Lalu keempat yaitu She karya Windhy Puspitadewi. Novel ini bercerita mengenai dua gadis remaja yang kebetulan memiliki kemiripan nama, hanya berbeda huruf H nya saja. Satu Dhinar dan satu lagi Dinar. Yang mana Dhinar adalah gadis antisosial, cerdas namun hidupnya monoton hanya sebatas buku, belajar, dan tugas itu saja. Berbanding terbalik dengan Dinar. Gadis ekspresif terkadang blak-blakan, yang selalu berpikiran enteng dan santai dalam menjalani hidup. Intinya keduanya sangat bertolak belakang, mulai dari sifat, pola pikir bahkan kehidupan. Hanya kesamannya yang menyukai anime dan manga membuat mereka bisa berteman. Persahabatan mereka dimulai saat pertemuan mereka dikelas bahasa Jepang dan terus berlanjut. Hingga mereka merasa iri dengan kehidupan masing-masing. Dhinar yang merasa kehidupan Dinar lebih seru dan menantang, lalu sebaliknya Dinar iri dengan Dhinar yang pandai dan sempurna. Novel ini sangat cocok menemani kalian yang sedang santai dan istirahat dari tugas atau pekerjaan yang menumpuk, karena alur ceritanya yang ringan.

    "Kita tidak perlu melakukan apa yang dilakukan oleh 20 Heroes Under 40 versi majalah Time seperti Yagira Yuuya, Nigo, Butet Manurung, dan lain-lain agar dapat disebut pahlawan. Cukup lakukan apa yang ingin kita lakukan dengan sungguh-sungguh, itulah kepahlawanan  yang sebenarnya”.(She – Windhy Puspitadewi)

     

     5. Thalita – Stephanie Zen




    Terakhir novel dari Stephanie Zen, yang seperti judulnya bercerita mengenai Thalita yang memiliki pacar seorang ‘junkies’ bernama Andra. Namun ayah Thalita sangat menentang hubungan mereka berdua. Sehingga saat lulus smp Thalita harus bersekolah di tempat yang telah dipilih oleh ayah Thalita dan tentu saja berbeda dari sekolah tujuan Andra. Di SMA Persada Bangsa yang merupakan sekolah baru Thalita, ia bertemu dengan Darren cowok yang masa lalunya hampir mirip dengan kasus Thalita. Mereka sama-sama pernah mencintai orang yang terjebak dalam narkoba. Tatyana yang ternyata kakak Darren sekaligus teman baru Thalita meminta kepadanya untuk mencoba mendekati Darren. Tatyana berpikir itu mungkin bisa membuat Darren ceria kembali setelah masalah perceraian orangtuanya dan kandasnya hubungannya dengan Cheryl yang juga seorang cewek ‘junkies’. Lalu Darren dan Thalita yang mulai suka satu sama lain, namun orang-orang dari masa lalu mereka satu persatu muncul kembali membuat mereka bingug dengan perasaan mereka. Novel ini membahas bagaimana keduanya membantu orang yang pernah dicintainya keluar dari lingkaran narkoba dan bagaimana kejamnya narkoba merenggut semuanya

    ‘Narkoba hanya akan mengambil hal-hal yang di sayangi: Masa mudamu, Keluargamu, Teman-temanmu, Kewarasanmu, Bahkan, hidupmu.’(Thalita – Stephanie Zen)

    Jadi itulah tadi, rekomandasi lima novel teratas yang berlatarkan masa SMA. Semoga bisa menjadi teman bagi para pembaca menghabiskan waktu senggang. Dan saya harap masukan dari para pembaca mengenai kepenulisan saya. TERIMA KASIH DAN SAMPAI JUMPA.

    Author : SNA


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728