SELEKSI TAHAP 1 PASKIBRAKA KABUPATEN WAJO TAHUN 2026 RESMI DIMULAI
SELEKSI TAHAP 1 PASKIBRAKA KABUPATEN WAJO TAHUN 2026 RESMI DIMULAI
Anabanua, 10 Februari 2026 – Proses Seleksi Tahap 1 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Wajo Tahun 2026 resmi dimulai. Tahapan ini menjadi gerbang awal bagi para pelajar yang ingin mengabdi dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Seleksi tahap pertama difokuskan pada penyaringan awal guna memastikan seluruh calon peserta memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Pada tahap ini, panitia melakukan seleksi administrasi dengan memeriksa kelengkapan berkas, keabsahan data peserta seperti usia dan jenjang pendidikan, serta kesesuaian fisik dasar meliputi tinggi dan berat badan.
Pelaksanaan seleksi melibatkan berbagai pihak, antara lain Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai koordinator utama, panitia seleksi dari unsur TNI/Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Wajo, serta tenaga medis untuk pemeriksaan kesehatan awal. Peserta seleksi merupakan pelajar kelas X SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Wajo yang telah memenuhi persyaratan.
Untuk tahun 2026, lokasi seleksi dipusatkan di ibu kota Kabupaten Wajo, yakni Sengkang. Beberapa tempat yang digunakan meliputi Kantor Kesbangpol Kabupaten Wajo untuk verifikasi berkas, Stadion Andi Ninnong atau lapangan terbuka di pusat kota untuk pengecekan fisik dan seleksi parade, serta gedung pertemuan atau aula pemerintah untuk pelaksanaan tes tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Berdasarkan informasi dari Badan Kesbangpol Kabupaten Wajo, pendaftaran seleksi Paskibraka dibuka pada 15 Januari hingga 2 Februari 2026. Sementara itu, rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 12 Februari 2026.
Seleksi Tahap 1 dinilai sangat penting karena bertujuan melakukan standarisasi calon peserta agar yang lolos ke tahap berikutnya benar-benar siap secara fisik dan mental. Selain itu, tahapan ini juga menjadi ajang pembuktian karakter, kedisiplinan, serta keseriusan peserta dalam mematuhi aturan. Keberhasilan pada tahap ini membuka peluang untuk melaju ke tingkat provinsi hingga nasional, sekaligus menjadi nilai tambah dalam seleksi beasiswa maupun sekolah kedinasan seperti TNI, Polri, dan IPDN.
Rangkaian seleksi diawali dengan pendaftaran dan seleksi administrasi yang dilakukan secara daring melalui laman resmi paskibraka.bpip.go.id. Peserta diwajibkan mengunggah dokumen seperti KTP atau Kartu Keluarga, surat izin sekolah, surat izin orang tua, surat pernyataan, serta nilai rapor. Pada tahap ini juga dilakukan verifikasi fisik dasar, yakni tinggi badan minimal 170 cm untuk putra dan 165 cm untuk putri, serta penyesuaian berat badan ideal sesuai ketentuan.
Tahapan berikutnya adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) yang dilaksanakan menggunakan sistem CAT. Materi TWK mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sedangkan TIU menguji kemampuan logika, verbal, dan numerik peserta.
Selain itu, peserta menjalani tes kesehatan yang meliputi pemeriksaan fisik dalam seperti tekanan darah, detak jantung, dan kondisi paru-paru, serta pemeriksaan fisik luar seperti kesehatan mata, gigi, pendengaran, dan pengecekan bekas luka atau tato yang mencolok.
Seleksi parade turut menjadi bagian penting dalam tahap pertama, dengan penilaian yang berfokus pada postur dan ketegapan tubuh. Aspek yang diperiksa meliputi bentuk kaki, keseimbangan bahu, tulang belakang, cara berjalan, serta sikap berdiri.
Peserta juga mengikuti Tes Kesamaptaan dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Tes kesamaptaan meliputi lari 12 menit, push-up, sit-up, dan shuttle run, sedangkan PBB menilai ketepatan gerakan, kekuatan vokal, serta kekompakan.
Rangkaian seleksi dilengkapi dengan tes kepribadian melalui wawancara dan psikotes untuk menilai stabilitas emosi, motivasi, bakat khusus, serta kemampuan berbahasa peserta.
Seluruh proses seleksi diakhiri dengan tahap pantukhir (pemantauan akhir) melalui sidang pleno panitia untuk menentukan peserta yang terpilih sebagai Paskibraka Kabupaten Wajo, sekaligus calon perwakilan ke tingkat provinsi.
Narasumber: Andi Muh. Arya Nur Adiaksa
Tim Liputan: Nur Fadillah & Muhammad Akbar
Kepenulisan: Andi Aziqah Qalisya afyar
Penyunting: Nur hafizah




Tidak ada komentar