Header Ads

ad728
  • Sekilas Berita

    Kegiatan Donor Darah di Sekolah Masih Menghadapi Berbagai Tantangan


    Anabanua, 15 April 2026 — Kegiatan donor darah di lingkungan sekolah, khususnya di UPT SMAN 4 Wajo, masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu kendala utama adalah kurangnya pemahaman serta keberanian peserta didik untuk mendonorkan darah. Hal ini terjadi karena sebagian besar peserta didik baru pertama kali mengikuti kegiatan donor darah. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan motivasi agar peserta didik memahami bahwa donor darah aman, bermanfaat bagi kesehatan, serta merupakan bentuk nyata kepedulian kemanusiaan.

    Dalam upaya meningkatkan partisipasi pelajar, pengurus PMI memiliki peran yang sangat penting. Terutama pengurus inti dan anggota PMR di sekolah yang aktif memberikan motivasi serta mengajak peserta didik lain untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

    Peningkatan jumlah pendonor biasanya terjadi ketika terdapat dorongan kuat dari lingkungan sekolah, seperti ajakan dari teman sebaya, dukungan guru, serta adanya kegiatan sosialisasi yang intensif. Sebaliknya, jumlah pendonor dapat menurun akibat kurangnya sosialisasi dan masih adanya rasa takut di kalangan peserta didik.

    Secara umum, hampir seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Wajo, masih mengalami kekurangan stok darah. Oleh karena itu, kegiatan donor darah di sekolah dinilai sangat membantu dalam menambah persediaan darah, meskipun jumlahnya belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan.


    Rasa ragu untuk mendonorkan darah juga masih banyak dirasakan oleh masyarakat, khususnya peserta didik. Hal ini disebabkan oleh ketakutan terhadap jarum suntik serta kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan. Padahal, donor darah justru memberikan manfaat, salah satunya membantu mengetahui kondisi kesehatan tubuh.

    Untuk mengatasi hal tersebut, PMI terus melakukan berbagai strategi, seperti sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah, memberikan edukasi mengenai manfaat donor darah, serta melibatkan anggota PMR dalam memotivasi peserta didik agar lebih aktif dan rutin berpartisipasi.

    Narasumber: dr. Hj. Sitti Ramlah (Kepala UTD PMI Kabupaten Wajo)

    Tim Liputan: Wilma dan Fatmawati 

    Tim Kepenulisan: Puputhya Putri

    Tim Penyuntingan: Duddu Wulandari

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728