Penarikan Mahasiswa PPL UNISAD di SMA Negeri 4 Wajo, Kerja Sama Pendidikan Tetap Berlanjut
Selama pelaksanaan PPL, pihak sekolah turut berperan dalam membimbing dan mendampingi mahasiswa dalam menjalankan praktik mengajar. Ibu Hasnawati, S.Ag., S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum sekaligus guru pamong mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, menjelaskan bahwa dirinya berperan dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa serta memberikan izin pelaksanaan PPL di sekolah.
“Sebagai guru pamong mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, saya bertugas membimbing mahasiswa dalam praktik mengajar. Selain itu, sebagai Wakasek Kurikulum, saya juga memiliki wewenang untuk memberikan izin pelaksanaan PPL di sekolah,” jelasnya.
Menjelang proses penarikan, pihak sekolah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kepala sekolah, dosen pembimbing lapangan dari kampus, hingga mahasiswa PPL. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengatur jadwal serta memastikan proses penarikan berlangsung dengan baik. Informasi mengenai penarikan juga telah disampaikan oleh pihak kampus sekitar satu minggu sebelum kegiatan dilaksanakan.
Menurut Ibu Hasnawati S.Ag., S.Pd., M.Pd. pelaksanaan PPL memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Kehadiran mahasiswa PPL dapat memberikan suasana belajar yang berbeda bagi siswa melalui pengajar yang lebih muda serta membawa wawasan baru. Di sisi lain, sekolah menjadi tempat bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dan pembelajaran secara langsung dalam dunia pendidikan.
“Penerimaan mahasiswa UNISAD untuk PPL di sekolah ini sangat penting karena dapat menciptakan komunikasi dan kolaborasi antara sekolah dan kampus guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Wajo,” ujarnya.
Dalam menilai kinerja mahasiswa PPL, Ibu Hasnawati S.Ag., S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa secara umum mahasiswa PPL dari UNISAD dapat diandalkan, khususnya dalam pengetahuan agama dan adab yang sesuai dengan ciri khas As’adiyah. Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti pola penyampaian materi saat mengajar serta cara berpakaian dan bergaul yang perlu disesuaikan dengan lingkungan sekolah.
Meski demikian, mahasiswa telah menerima arahan dan menjadikan masukan tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran selama menjalankan PPL.
Berakhirnya masa PPL tidak berarti hubungan antara sekolah dan kampus terhenti. Pihak SMA Negeri 4 Wajo tetap membuka peluang kerja sama dengan mahasiswa dan pihak UNISAD melalui berbagai kegiatan, khususnya pembinaan Rohis dan perayaan hari besar keagamaan.
Dengan demikian, kegiatan penarikan PPL tidak hanya menjadi akhir dari masa praktik mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara UPT SMA Negeri 4 Wajo dan UNISAD. Kerja sama yang telah terjalin diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi sekolah, mahasiswa, serta peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Wajo.
Tim Liputan: Alfian Saputra, Melati, & Salsabila
Tim Kepenulisan: Naisya Anaya
Tim Penyuntingan: Asmaul Husna
Tim Dokumentasi: Silfia & Andi Nayla Amelika
Tim Desain: Fina Oktofiany & Naurah Fhathiinah Hanan


Tidak ada komentar