Bimbingan Belajar TKA Kimia dan Fisika Kelas XII Perkuat Pemahaman Materi dan Kesiapan Peserta Didik
Anabanua, Jumat, 23 Oktober 2026 — Bimbingan belajar Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Kimia dan Fisika bagi peserta didik kelas XII dilaksanakan untuk memperkuat pemahaman materi, meningkatkan kemampuan menganalisis soal, serta mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi TKA.
Fitrilya, selaku pengajar mata pelajaran Kimia dalam kegiatan bimbingan belajar tersebut, menjelaskan bahwa materi stoikiometri menjadi prioritas utama karena merupakan dasar perhitungan dalam Kimia dan berkaitan dengan berbagai materi lainnya. Sebelum pembelajaran dilaksanakan, ia mempelajari kembali materi, menelaah kisi-kisi dan karakteristik soal TKA, serta menyiapkan contoh soal dan latihan yang sesuai dengan kemampuan peserta didik.
Dalam proses pembelajaran, Fitrilya menerapkan metode interaktif melalui penjelasan konsep, latihan mandiri, pembahasan soal bersama, dan sesi tanya jawab. Perkembangan pemahaman peserta didik dievaluasi melalui latihan soal, pembahasan materi, tanya jawab, serta tes berkala.
Ia mengungkapkan bahwa perbedaan kemampuan dasar dan tingkat pemahaman peserta didik menjadi tantangan utama dalam bimbingan belajar. Beberapa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep pada soal analisis, melakukan perhitungan, dan memahami rumus dasar Kimia. Selain itu, motivasi dan konsistensi belajar juga menjadi hal yang perlu ditingkatkan.
Sementara itu, Nur Rizky Windirianto, S.Pd., M.M., selaku pengajar mata pelajaran Fisika dalam kegiatan bimbingan belajar tersebut, menyampaikan bahwa pembelajaran bertujuan meningkatkan kesiapan mental, pemahaman konsep, dan strategi pengerjaan soal agar peserta didik mampu meraih hasil maksimal pada TKA Fisika.
Materi mekanika yang mencakup gerak, gaya, usaha dan energi, serta momentum menjadi prioritas pembelajaran. Peserta didik dilatih mengidentifikasi variabel yang diketahui, menentukan hal yang ditanyakan, dan memilih strategi penyelesaian soal secara efektif tanpa mengabaikan konsep dasar.
Menurut Nur Rizky Windirianto, salah satu tantangan dalam pembelajaran Fisika adalah kesalahan dalam operasi matematika dasar, seperti aljabar, kalkulus dasar berupa turunan dan integral, trigonometri, serta penggunaan notasi ilmiah. Hal tersebut dapat menghambat penyelesaian soal meskipun peserta didik telah memahami konsep Fisika.
Untuk mengevaluasi perkembangan pemahaman peserta didik, ia menerapkan kuis harian selama sepuluh menit terakhir setiap sesi pembelajaran. Kuis tersebut digunakan untuk mengukur sejauh mana materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh peserta didik.
Melalui kegiatan bimbingan belajar TKA Kimia dan Fisika ini, kedua pengajar berharap peserta didik kelas XII tidak hanya memperoleh hasil TKA yang baik, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir analitis, penalaran logis, dan kemandirian belajar. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dalam menghadapi TKA serta membantu mereka mencapai target pendidikan di perguruan tinggi yang diinginkan.
Tim Liputan: Naila Salsabila, Keza Dzaha Biyya, dan Ayunisrina Athira Yusuf
Narasumber: Fitrilya dan Nur Rizky Windirianto, S.Pd., M.M.
Tim Penulisan: Rasmawati
Tim Penyuntingan: Andi Khalil Hibban dan Andi Sulfina
Tim Dokumentasi: Silfia dan Andi Nayla Amelika
Tim Desain: Muh. Zulkifli dan Muh. Rizqi Asyraf




Tidak ada komentar