Gladi Bersih TKA Gelombang Kedua di UPT SMA Negeri 4 Wajo Berjalan dengan Persiapan Teknis dan Akademik
Anabanua, Senin, 12 Oktober 2026 — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) gladi bersih gelombang kedua di UPT SMA Negeri 4 Wajo menjadi kesempatan bagi peserta didik dan pihak sekolah untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi ujian TKA yang sebenarnya. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (12/10/2026) ini menggunakan dua ruangan laboratorium komputer, yaitu laboratorium Komputer 1 dan laboratorium Komputer 2, dengan persiapan perangkat dan sistem ujian untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kendala.
Muh. Algifari Alayubi, S.Pd., M.Pd., Gr., selaku salah satu teknisi kegiatan sekaligus tenaga pendidik di UPT SMA Negeri 4 Wajo, menjelaskan bahwa tujuan utama gladi bersih adalah mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi saat pelaksanaan ujian sesungguhnya.
“Tujuan utama atau yang menjadi aspek utama dilaksanakannya Gladi Bersih TKA ini sebelum menghadapi ujian TKA yang sebenarnya, yaitu untuk mengantisipasi segala kemungkinan atau kendala-kendala yang bisa saja terjadi pada saat pelaksanaan TKA,” jelasnya.
Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas teknisi, proktor, dan peserta didik ujian kelas XII yang merupakan peserta didik UPT SMA Negeri 4 Wajo. Sebelum pelaksanaan gladi bersih, perangkat jaringan, koneksi internet, dan sistem ujian telah diperiksa serta dipersiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Meskipun demikian, beberapa kendala teknis masih ditemukan selama pelaksanaan, seperti jaringan yang terkadang terputus dan aplikasi ujian yang tiba-tiba keluar. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak teknisi menyiapkan beberapa komputer cadangan agar peserta didik yang mengalami kendala dapat berpindah ke komputer lain sehingga waktu pelaksanaan ujian dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Selain kesiapan teknis, persiapan akademik juga menjadi hal penting bagi peserta didik. Duddu Wulandari, salah satu peserta gladi bersih TKA peserta UPT SMA Negeri 4 Wajo, mengungkapkan bahwa dirinya mempersiapkan diri dengan mempelajari kembali materi yang telah diberikan oleh guru, mengulang materi yang belum dipahami, serta menjaga kesehatan dan mencukupi waktu istirahat.
“Yang membuat saya merasa perlu mempersiapkan diri dengan baik adalah karena TKA ini penting bagi saya sebagai peserta didik kelas 12. Saya ingin mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga saya berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap bisa mengerjakan soal dengan lancar,” ungkap Duddu.
Saat mengikuti pelaksanaan TKA, Duddu mengaku merasa gugup dan tegang karena merupakan hari pertama pelaksanaan. Namun, ia berusaha tetap tenang dan fokus agar dapat mengerjakan soal dengan baik. Menurutnya, Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang cukup menantang karena membutuhkan ketelitian dan pemahaman rumus untuk menyelesaikan soal.
Untuk menghadapi soal-soal tersebut, Duddu menerapkan strategi dengan membaca soal secara teliti dan mengatur waktu agar semua soal dapat dikerjakan semaksimal mungkin. Ia juga mengakui bahwa terdapat beberapa soal yang cukup sulit dipahami, tetapi dirinya berusaha tetap tenang dan mengerjakan soal sesuai kemampuan.
Duddu menilai bahwa TKA bermanfaat untuk mengukur kemampuan akademik peserta didik dan menjadi bahan pertimbangan dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia berharap pelaksanaan TKA hingga hari terakhir berjalan lancar serta dirinya dapat memperoleh hasil yang memuaskan untuk mendukung rencana melanjutkan pendidikan.
Sementara itu, Muh. Algifari berharap peserta didik dapat memanfaatkan kegiatan pembimbingan yang dilaksanakan oleh sekolah untuk meningkatkan pemahaman mengenai cara menjawab soal TKA. Ia juga berharap pelaksanaan TKA yang sebenarnya dapat berjalan dengan baik tanpa kendala berarti dan seluruh peserta didik mampu menyelesaikan soal dengan baik.
Bagi Duddu, gladi bersih TKA merupakan pengalaman baru yang cukup menantang. Ia berharap seluruh peserta didik memperoleh hasil terbaik. Adapun bagi pihak teknisi, kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai perangkat yang digunakan dalam pelaksanaan ujian TKA sekaligus menjadi bahan persiapan untuk menghadapi ujian yang sebenarnya.
Narasumber: Duddu Wulandari & Muh. Algifari Alayubi, S.Pd., M.Pd., Gr.
Tim Liputan: Wiwik Serly, Hilal Putra, & Nurhafizah
Tim Kepenulisan: Aisyah Suham & Indo asse
Tim Penyuntingan: Nur hikmah Ramadhani & Qurrota A'yunin
Tim Dokumentasi: Ambo Takko & Aisya Putri
Tim Desain: Fadhil Alfajri & Isnaini Naurah Afifah



Tidak ada komentar