Header Ads

ad728
  • Sekilas Berita

    Semua Gara Gara Kertas

    Subuh yang disertai rintik hujan,seorang anak gadis cantik menggunakan mukenah duduk diatas sejadah sambil membaca firman Allah swt. Gadis itu bernama Alifa Nayla,lebih akrab disapa Nayla. Gadis ini,lahir dikeluarga yang cukup berada dan memang terhormat, ayahnya seorang Direksi dan ibunya seorang wanita karier, mungkin menurut kita Nayla telah kekurangan kasih sayang,tapi ternyata tidak. “Ila…turun,sarapan‼” teriak ibunya dari dapur memanggil anak sulungnya agarsegara turun sarapan bersama keluarga, “iya,mah bentar” ucap Nayla dari atas sambil membereskan alat shalatnya, dan ia memandang jam dinding kamarnya yang berarah pada pukul 06.30 “masih terlalu pagi rupanya”ucapnya sambil melanjutkan dan mengambil tasnya yang telah berisi pakaian,cemilan,dan alat salat yang sudah ia siapkan pada malam harinya untuk dibawanya pergi haiking,rajin bukan? Tentunya!

    “takp.. takp.. takp..” suara sepatu Nayla yang menuruni anak tangga“masih terlalu pagi,mah..” ucap Nayla sambil menarik kursi makan yang ia ingin duduki. “ma pa mungkin nanti hpku susah untuk dihubungi,karena jaringan disana susah” ucap Nayla “ha? Tapi kalau sudah ada jaringan kabari kami yah?” ucap mama Nayla, secara tiba tiba Aditya memotong pembicaraan. Aditya adalah adik dari Nayla. “yah kakak ngak ikut tahun baru lagi sama kita tahun ini?”. “iya tidak” ucap Nayla sambil
    tersenyum manis.

    Pagi itu Nayla berangkat sekolah diantar dengan Aditya,karena banyak barang yang dibawa Nayla,jadi harus minta diantar, sebenarnya rumah Nayla dari sekolah tidak terlalu jauh. Nayla yang sekarang telah duduk dibangku sekolah menengah atas kelas X
    ---
    SEKOLAH
    Sesampai disekolah Nayla langsung menuju ke Panggung Ekskul untuk berkumpul dengan teman sangganya, sedangkan Aditya langsung pulang kerumah. Sepanjang koridor sekolah begitu sering terdengar suara yang memanggil yang sekedar menyapa Nayla “Ayla..” “pagi Ayla..” yahhh semacam itulah sapaan yang biasa diberikan oleh teman teman Nayla padanya. Nayla adalah salah satu siswi yang cerdas dan pintar, disekolahnya tidak ada siswa atau guru yang tidak mengenal siapa seorang Nayla itu, hebat bukan? Tentunya! Dia bisa dikatakan seorang perempuan yang cukup feminim dari penampilannya namun tidak dengan kelakuannya, dia tidak suka akan beberapa hal mengenai perempuan,cukup aneh hal ini, tapi itu realita yang ada dicerita hidup seorang Nayla.
    ---
    “piut..piut..piut..piut.....” sempritan berbunyi,tanda kumpul,para tamuambalan berkumpul di lapangan sekolah, pembina pun menyampaikan beberapa amanat dan pesan-pesan selama mengikuti perjalanan 3 hari 2 malam tersebut. Setelah itu sangga Nayla ditunjuk untuk jalan pertama, tapi jalannya tidak boleh bersamaan,Nayla sebagai ketua sangga harus jalan duluan.

    Oh iya, sangga merupakan sebutan regu atau kelompok dalamkepramukaan. Perasaan Nayla saat ditunjuk sebagai ketua sangga tidak main main kagetnya, namun Nayla menutupinya dengan senyumnya. Gundah awalnya namun Nayla mencoba meyakinkan dirinya bahwa dirinya bisa dan harus mampu "toh juga masih pagi" batin Nayla sambil diselingi senyum.

    Kakak senior pun menyebut nama nama selanjutnya namun sudah tak terlalu jelas ditelinga Nayla sebab cukup jauh Nayla berjalan kakak senior baru menyebut nama temannya yang lain yang akan menyusul Nayla. Nayla sebenarnya tidak jalan duluan, sebab ada sekitar 5 orang kakak seniornya yang ikut haiking tersebut. Namun kelima kakak seniornya berjalan bersamaan tidak seperti Nayla dan teman temannya yang harus berjalan sendiri-sendiri. "ini proses, saya harus jalani" batin nayla saat sudah jauh meninggalkan lokasi sebelumnya.

    Sekitar beberapa kilometer Nayla merasa sangat lelah, ia singgah untuk beristirahat sejenak dengan memimun air yang dibawanya, selang beberapa menit datanglah Airin teman sangga Nayla yang berjalan dibelakang Nayla,merekapun istirahat bersama dan melanjutkan perjalanan berdua.Setelah berjalan beberapa kilo mereka pun tiba di pos perkumpulan,setiba disana hanya ada beberapa kakak senior,cukup lama Nayla dan Airin disana kemudian datanglah Maudy, dan teman - teman yang lainnya. Akan tetapi Firanda, Rama dan Kayla belum juga datang, semua orang pun merasa cemas,dan salah satu kakak senior pun pergi mencari mereka,ternyata mereka salah jalur,mereka melewati jalur yang cukup panjang tidak seperti teman - temannya yang lain.

    Jam pun menunjukkan masuk waktu asar,semua peserta dan dan panitiabergegas ke mesjid yang ada di dekat pos perkumpulan tersebut. Setelah salat semuanya pun berkumpul dan melanjutkan perjalanan. Perjalanan ini berbeda dengan perjalanan tadi pagi dikarenakan ada beberapa rintangan yang harus dilalui para peserta. Namun sangga Nayla terlalu jauh berjalan sehingga mereka tersesat,kemudian ada salah satu kakak senior yang menyusuli mereka,sehingga mereka bisa kembali lagi ke rute yang sebenarnya.

    Tepat pukul 23.00WIB sangga Nayla sudah tiba ditujuan,sambil menunggu yang lain,sangga Nayla dan sangga Rangga bercerita - cerita dengan beberapa Purna Ambalan yang sempat hadir pada waktu itu,dan semua sangga pun sudah berkumpul,semuanya pun dipersilahkan untuk bersih-bersih badan terlebih dahulu. Setelah semua sudah beres-beres mereka pun makan malam, tepat pukul 00.00 dan memasuki tahun baru.

    Setelah semua selesai makan, tiba-tiba Iren kehilangan kertas titipan dari kakak senior yang harus dikumpulnya setiba di tempat tujuan, Iren pun menuduh Maudy,"Hay Maudy kamu yah yang mengambil kertasku tadi" ucap Iren dengan nada yang keras, Tiba-tiba Nayla angkat bicara "Ihh dasar,kalau mau ketemu sama kak Brayen jangan segitunya juga kali". Maudy yang tidak bersalah itu pun hanya bisa diam dan menangis
    dikarenakan Maudy takut dengan Iren dan Nayla

    Melupakan sejenak perkara kertas tersebut, kemudian Nayla dan teman-temannya kembali fokus kepada kegiatannya itu. Waktu istirahat tiba, kakak senior pun menyuruh Nayla dan semua temannya untuk beristirahat. Beberapa jam kemudian,tepatnya sebelum Azan Subuh berkumandan Nayla kembali dibangunkan bersama teman-temanya untuk bersiap-siap melaksanakan salat subuh. Setelah salat subuh seluruh peserta diperkenankan menggunakan pakaian olahraga untuk senam,dan setelah
    senam kegiatan pun kembali dilanjutkan. Setelah semua kegiatan selesai
    maka seluruh peserta dan panitia dikumpulkan di lapangan oleh pembina,dan diamanatkan agar kiranya bergegas untuk kembali ke sekolah.

    Hari demi hari berganti, seminggu setelah haiking berlangsung,kini kembali ada konflik antara Nayla dengan teman-temannya. Dimana pada waktu itu absen Kelas hilang,dan secara kebetulan Nayla lah yang terakhir memegang absen tersebut, namun tidak ada satupun teman-teman Nayla percaya kepadanya. Dan orang yang selama ini dijahati oleh Nayla lah yang percaya kepada Nayla bahwa bukan Nayla lah yang menghilangkan absen tersebut, yaitu hanya Maudy yang percaya kepada Nayla. "Jangan bersedih yah Nayla,aku percaya kok bukan kamu yang menghilangkan absen itu" ucap Maudy sambil tersenyum kepada Nayla. "Makasih yah Maudy,dan akuminta maaf juga yah selama ini aku banyak berbuat salah sama kamu" ucapNayla.

    Nayla kini sadar bahwa sebuah persahabatan memang berbicara tentangsebuah ketulusan. Kini Nayla dan Maudy bersahabat, mereka melalui hari-harinya dengan bahagia.





    Biodata Penulis
    Nama.                              : Andi Alifa Husna
    Kelas                                : XII MIA Khusus
    Tempat Tanggal Lahir : Salodua, 11 April 2002
    Cita-cita.                          : Aparatur Sipil Negara
    Hobi.                                : Menulis

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728