Header Ads

ad728
  • Sekilas Berita

    Peserta Gema Argumenta Siapkan Strategi dan Kerja Sama Tim Hadapi Babak Pertama Debat


    Anabanua, 2 Juni 2026 — Babak pertama lomba debat Gema Argumenta menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, serta meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum. Salah satu peserta, Madinatul Ramadhani, mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan berbagai persiapan matang sebelum mengikuti perlombaan tersebut.

    Menurut Madinatul, persiapan diawali dengan membentuk grup diskusi yang beranggotakan tiga orang. Melalui grup tersebut, mereka mempelajari mosi yang telah diberikan saat technical meeting sekaligus membagi peran masing-masing anggota sebagai pembicara pertama, kedua, dan ketiga.

    “Persiapan yang kami lakukan pertama-tama adalah membuat grup diskusi yang berisi tiga anggota tim. Di dalam grup tersebut, kami mempelajari mosi-mosi yang telah diberikan saat technical meeting. Selain itu, kami juga membagi peran masing-masing agar debat berjalan lebih terarah dan terstruktur,” ujar Madinatul.

    Ia menjelaskan bahwa setiap anggota tim memiliki peran yang sama pentingnya dalam proses persiapan. Mereka bekerja sama menyusun argumen, memahami mosi, saling memberikan masukan, serta melakukan briefing sebelum debat dimulai.


    Ketertarikannya terhadap dunia debat telah tumbuh sejak duduk di kelas X. Saat itu, ia mengikuti lomba debat yang diselenggarakan sekolah dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa debat bukan hanya menjadi wadah untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga sarana untuk melatih keberanian berbicara dan kemampuan berpikir kritis.

    Pada babak pertama Gema Argumenta, Madinatul mengaku tantangan terbesar yang dihadapi timnya adalah ketika argumen yang mereka sampaikan dipatahkan oleh tim lawan. Dalam pertandingan tersebut, timnya berada di posisi pro sehingga dituntut mampu mempertahankan argumentasi dari berbagai sanggahan yang diberikan tim kontra.

    “Bagian tersulit adalah ketika argumen yang kami sampaikan dipatahkan oleh tim lawan. Karena kami berada di posisi pro, kami harus mampu mempertahankan argumen dengan baik saat mendapat sanggahan dari tim kontra,” jelasnya.

    Madinatul juga mengungkapkan bahwa keinginannya mengikuti Gema Argumenta didorong oleh tekad untuk mengembangkan kemampuan berpikir cepat, menyusun argumen yang logis, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum. Selain itu, ia ingin menambah pengalaman melalui kompetisi debat yang kompetitif dan edukatif.

    Untuk menjaga kekuatan argumentasi selama perlombaan, timnya menerapkan strategi yang mengutamakan komunikasi dan koordinasi. Mereka saling mendengarkan, mempertahankan argumen tim, serta mencermati setiap bantahan dari lawan sebelum menyusun sanggahan yang tepat dan meyakinkan.

    “Strategi yang kami gunakan adalah saling mendengarkan dan mempertahankan argumen tim. Kami juga memperhatikan setiap bantahan dari tim lawan, kemudian menyusun jawaban atau sanggahan yang tepat agar argumentasi kami tetap kuat dan meyakinkan,” tutup Madinatul.

    Narasumber: Madinatul Ramadhani

    Tim Liputan: Nur Fadillah & Muhammad Akbar

    Kepenulisan: Andi Aziqah Qalisya Afyar

    Penyuntingan: Nur Hafizah

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728