Header Ads

ad728
  • Sekilas Berita

    BTQ Digelar untuk Tingkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik


    Anabanua, Minggu, 6 September 2026 — Kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi peserta didik kelas X dan XI UPT SMA Negeri 4 Wajo dilaksanakan pada 4–6 September 2026 di Masjid An-Nahr serta ruang kelas XII Gigih dan XII Aspiratif. Kegiatan ini ditujukan bagi peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an, khususnya yang tergolong buta huruf dan masih terbata-bata dalam mengaji.

    Peserta BTQ tidak mencakup seluruh peserta didik kelas X dan XI. Peserta dipilih berdasarkan kategori kemampuan membaca Al-Qur’an agar peserta didik yang membutuhkan pendampingan dapat memperoleh pembelajaran secara lebih terarah. Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota Rohis UPT SMA Negeri 4 Wajo turut terlibat sebagai panitia.

    Ketua Panitia BTQ, Ahmad Imran, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membantu peserta didik meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

    “Kegiatan ini dilaksanakan agar peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an dapat lebih lancar mengaji dan terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an,” ujarnya. 


    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar tanpa kendala yang signifikan. Meski demikian, Ahmad Imran menilai masih terdapat hal yang perlu dibenahi, terutama terkait kehadiran peserta. Ia berharap peserta yang masuk dalam kategori buta huruf dan terbata-bata dapat mengikuti kegiatan secara konsisten agar memperoleh hasil pembelajaran yang optimal.

    Ia juga berpesan kepada peserta agar tetap melanjutkan latihan membaca Al-Qur’an setelah kegiatan BTQ berakhir.

    “Semoga seluruh peserta yang mengikuti kegiatan BTQ tetap terus belajar dan berlatih membaca Al-Qur’an agar semakin lancar serta tidak berhenti belajar setelah kegiatan ini selesai,” lanjutnya. 

    Bagi Ahmad Imran, menjadi ketua panitia BTQ untuk pertama kalinya merupakan pengalaman yang cukup menantang sekaligus memberikan banyak pembelajaran. Ia bertanggung jawab terhadap berbagai keperluan kegiatan, mulai dari penyusunan laporan hingga pembagian kategori peserta didik.

    “Menjadi ketua panitia untuk pertama kalinya merupakan pengalaman yang cukup berat, tetapi juga memberikan pengalaman baru. Dari kegiatan ini, saya mendapatkan pengalaman dalam mengatur dan bertanggung jawab terhadap sebuah kegiatan,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan BTQ, peserta didik yang masih mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an diharapkan dapat meningkatkan kemampuan secara bertahap serta menjadikan kegiatan membaca Al-Qur’an sebagai kebiasaan yang terus dilakukan.


    Narasumber: Ahmad Imran

    Liputan: Madinatul Ramadhani

    Tim Kepenulisan: Fakhriyah MuflihLar

    Tim Penyuntingan: Muhammad Aswan Firmansyah

    Tim Dokumentasi: Ambo Takko

    Tim Desain: Tirta Turu Suci

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728